Korupsi Akut Dunia Mahasiswa!

Standard

Mahasiswa, sebuah identitas yang selalu menjaid perhatian. Label Intelektual, profesionalisme, solidaritas dan tentunya pendidikan. Tidak lupa pula label “tukang demo” juga melekat ditubuh mahasiswa kita.

Setiap permasalahan timbul, baik di level lokal maupun nasional, kekuatan mahasiswa tidak bisa dipandang remeh. Satu kordinasi, mereka akan melakukan demonstrasi. Aksi-aksi ini merupakan bentuk solidaritas dan tentunya mereka ingin menggambarkan bahwa mereka adalah mahasiswa yang kritis dan peduli.

Mahasiswa memang pintar memanfaatkan situasi. Tapi, saking pintarnya, mereka juga sudah mulai terjun dalam dunia politik. Mula-mula, dunia politik kecil-kecilan di kampus, tapi, seiring perjalanan waktu, mereka juga terjun dalam dunia politik yang sesungguhnya.

Dunia politik sesungguhnya disini adalah, dihadapan umum mereka meneriakkan kemarahan atas ketidakadilan yang terjadi dalam masyarakat atau pun yang lainnya. Akan tetapi, disinilah letak permasalahan itu, mereka sudah mulai memainkan peran “memainkan” para pejabat dengan janji-janji.

Pemilihan presiden mahasiswa, pemilihan ketua paguyuban, pemilihan ketua pemuda kabupaten, mahasiswa kita bukan hanya berjuang untuk membela kebenaran dan mempertahankan idealisme. Tapi mereka sudah mulai melakukan “deal-deal” kepada para pimpinan daerah dan pejabat-pejabat lainnya.

Tidak sedikit pula mahasiswa yang suka “berkoar-koar” itu melakukan “kerjasama” sepihak dengan pejabat ataupun pimpinan daerah yang lainnya tanpa diketahui oleh seluruh anggotanya…. next

41 thoughts on “Korupsi Akut Dunia Mahasiswa!

  1. Asiah

    Itu memang turun-menurun diajarkan senior. Ketika masih kuliah di Unsyiah dulu saya bergabung dgn salah satu UKM yg tiap semesternya punya program bakti sosial di desa2. Anggota2 baru disuruh cari uang ke dinas, LSM, alumni sampai gubernur dengan cara membawa proposal yang sudah mereka buat. Nantinya yang paling banyak dapat sumbangan dipuji2 seolah2 dia telah sukses berbuat untuk UKM. Dan seperti biasa, pertanggungjawabannya tidak pernah jelas, ketika ada yg menanyakan akan ditutup dgn cara makan2/jalan2 pada pembubaran panitia.

  2. Asiah

    satu lagi, waktu terlibat jadi relawan pada pengungsian thn 1999 di aceh utara. ketika pengungsinya sudah pulang kampung, ketua relawan dr mahasiswa mengajak kami ke rumah camat untuk minta imbalan dengan alasan telah bekerja di pengungsian. saya dgn 2 orang teman tidak mau dan mengatakan relawan kan tidak dibayar? dengan enteng si ketua menjawab, “inilah yang kita cari disini”.

  3. Martha Andival

    Hahaha,,, itu dia kak, pembersihannya melalui jalan-jalan dan ajak makan bareng setelah acara .. korupsi yg sangat halus dilakukan mahasiswa kita

  4. ihsanara

    untuk poin yang pemilihan ketua bem kampus tidak semua kampus seperti itu

    tapi untuk beasiswa bena sekali,makanya saya lebih pilih berdagang dari pada harus membikin surat2 palsu untuk mendapatkna beasiswa

  5. Martha Andival

    Setuju, tidak semua kampus seperti itu🙂

    Wah keren jalnnya mbak. Saya doakan semoag lancar dan sukses slalu dgn dagangannya. Seandainya mahasiswa bisa realistis terhadap keadaan ya?

  6. Atjehjaya

    Mahasiwa yg banyak omong di fb dn warkop suruh masuk sini dan ngomong. pada mana semuanya. lagee apam, demo-demo rupa jih na maksud laen.

  7. Sekedar share. tahun 2008 silam Denuzz mencalonkan diri sebagai calon presiden mahasiswa di Univ. Sriwijaya… Awalnya Denuzz berpikir semua akan berjalan lancara dan besar kans untuk bisa menang dalam pemilihan…
    Tapi ternyata hasilnya, Denuzz kalah… Letak kekalahan Denuzz adalah pada dana kampanye. Usut punya usut, ternyata salah seorang pesaing mendapatkan dana dari sebuah parpol untuk bisa menang dalam pemilihan… Sempat Denuzz bawa kasus ini ke pihak rektorat kampus. namun, tidak ada tindak lanjut. Alhasil, sampai sekarang pemerintahan mahasiswa sekarang adalah kepanjangan tangan dari parpol tersebut… PK*
    Dan hampir seluruh pejabat di BEM adalah kader aktif partai… Padahal mereka sendiri yang berkoar-koar kalo idealisme mahasiswa adaah bebas dari campur tangan parpol…

    Pada saat Pemilu wakil rakyat 2009 silam, para petinggi BEm dan keroconya di tiap fakultas gencar melakukan kampanye di kampus unt memenangkan PK*. Kampenye nyata dan jelas melanggar UU Mahasiswa. Dan di sanalah mula hubungan antara mereka dan Denuzz serta beberapa kawan seperjuangan (yang mereka anggap aliran kiri) sangat buruk. Adu fisik demi sebuah ideologi mahasiswa tak terelak…🙂

    Sekarang, 2011. Kita semua berusaha untuk bisa mendapatkan kursi presiden demi kehidupan politik mahasiswa yang sesuai jalannya. Dan kalaupun nanti kalah lagi, kita siap untuk kudeta (ini rahasia loh)…🙂

    Jujur, mereka yang Denuzz maksud di sini adalah semua yang menamakan dirinya aktivis dakwah kampus…

  8. RohAceh

    Hahaha,,,,,, mantabs gan! sama seperti yg di aceh kemaren. anak unsyiah bentrok-bentrokan dan pukul-pukulan sambil bawa parte.

  9. Martha Andival

    Kasusnya hampir sama ya dimana-mana. hehehe dunia mahasiswa🙂

    sebenarnya agak OOT nih Denuzz, yg diceritakan tentang korupsinya loh hahahaha

    tapi gpp kok😀

  10. Martha Andival

    dimaafkan dek hahahaha… tapi infonya sudah membantu kok, bahwa kondisi mahasiswa skrg kondisinya sama ya… hihihi

  11. sidroeagam

    mahasiswa apam. demo sang lagee hayeu that, rupa jih koruptor

    alah hai mahasiswa, bek kajak demo2 peumale nanggroe, awak kah pi koruptor . han ek ta khem

  12. ganjabakong

    betoi-betoi, mahasiswa nyan lage apam

    aku tunggu sejak tulisan ini apa ada mahasiswa aceh yg suka demo mau komentar rupanya apam, pengecut dn ga satupun muncul batang idungnya

    koar-koar dijalan tp koruptor hahahaha apam apam mahasiswa apam

  13. RohAceh

    hohohohoh bener juga gan. kok gue ga liat mereka hadir dan coment. hahaha ada kerupuk dibalik udang neh gan! mahasiswanya malu ketauan korupsi hahaha

    agan-agan mahasiswa jgn malu-maluin. kalo emang jentle seperti demo, kasih pendapatnya hahaha

    ditunggu yooo agan-agan!

  14. aryo

    bah, parah juga mahasiswa kita neh. koruptor ulung woii

    keren kalo nanti jadi pejabat. bisa jadi koruptor a.k.a pembunuh masyarakat!

  15. Teman-teman, please kita jangan marah-marah atau mengumpat. Hak teman-teman mahasiswa untuk tidak memberi komentar. Pun, tidak ada kewajiban bagi teman-teman mahasiswa untuk berkomentar disini, jika pun ada Alhamdulillah, jika pun tidak tidak bisa kita marah dan paksa.

    sekali lagi, saya mohon maaf ya…

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s