Martha Say’s

Standard

 ...kekalutannya pada awal pagi kemarin telah pula menyadarkan akan makna semua mimpi-mimpiku selama ini,

” saat kutanyakan padanya benar semua itu?
” SubhanaAllah Ameera , namun ia hanya terdiam dan tak bergegas untuk
menjawab semua tanyaku..tapi aku telah puas dapat tau gejolak dalam hatinya ‘bahwa dia mencintaiku dalam hatinya ….

Martha say’s :Amiin …

dia mengeluhkan ingin bertemu denganku tapi ia tak mau menagih rinduku..

hmmmm aku mencintainya ..
Martha Say’s
dia masih malu, karena dia seorang pemalu yang sifatnya harus dipancing terlebih dahulu…dia mengatakan betapa malu ingin mendaki ku, dan kujawab aku aku tak terlalu tinggi setinggi pohon kelapa, jadi tak susahlah untuk didaki,

Martha Say’s
hatinya dipenuhi warna warni bunga, dan dia ingin menyerahkan semuanya untukmu,tp dia belum tahu,bunga apa dan warna apa yang dirimu suka… seandainya dia tahu,pasti dia akan cari jalan…,karena itu, bukalah jalan itu, dan berilah tanda warna dan bunga yang dirimu suka kepadanya…

yaa Martha ….
dia menyukai bunga mawar berwarna warna biru ..
begitu juga aku..
namun sayang sekali sangat susah untuk mencari musim mawar berwarna biru ..
^_^ sehingga sua pun harus penuh sabar dii ujung waktu…” Aku dan dia ” 

Martha Say’s
Yah, bersabar adalah jawabannya. agar kalian bisa melepas semua kerinduan yang indah itu menjadi sempurna saat berjumpa kelak, disebuah taman yang dipenuhi bunga berwarna biru, dibawah langit cerah dan birunya air laut……

 betapa haru yaa perjumpaan itu… 
 aku pun sangat merindu …

sebuah episode dari Kemino Ayane

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s